Senin, 17 Oktober 2016

Hutan Sabana

Sabana adalah padang rumput yang dipenuhi oleh semak / perdu dan diselingi oleh beberapa jenis pohon yang tumbuh menyebar, seperti palem dan akasia.[1][2] Sistem biotik ini biasanya terbentuk di antara daerah tropis dan subtropis.[1] Beberapa benua yang memiliki padang sabana di antaranya adalah AfrikaAmerika Selatan, dan Australia.[1] Kurangnya curah hujan menjadi pendorong munculnya sabana.[1] Sehingga sabana dikenal juga padang rumput tropis.[1] Iklimnya tidak terlalu kering untuk menjadi gurun pasir, tetapi tidak cukup basah untuk menjadi hutan.[1]
Suhu udara di daerah sabana tetap sama sepanjang tahun, yaitu hangat.[1] Tetapi sabana mempunyai dua musim yang sangat berbeda, yaitu musim kering dan musim basah.[1] Pada musim kering, hanya ada 4 inci curah hujan.[1] Bahkan di antara bulanDesember dan Februari tidak ada hujan sama sekali.[1] Namun di musim kering, cuaca terasa lebih dingin.[1] Sedangkan pada musim panas, sabana mendapat banyak air hujan.[1] Di Afrika, musim hujan dimulai pada bulan Mei dan curah hujan mencapai 15 hingga 25inci sepanjang waktu.[1]
Ada beberapa tipe sabana yang berbeda di seluruh dunia.[1] Sabana yang paling dikenal adalah yang terletak di Afrika Timur yang ditumbuhi oleh pohon-pohon akasia.[1]Dataran Serengeti di Tanzania adalah salah satunya.[1] Di sana hidup hewan-hewan seperti SingaZebraGajahJerapah, dan Kerbau.[1]
  • Hutan sabana mempunyai suhu yang hangat dan tetap sama sepanjang tahunnya
  • Hutan sabana mempunyai dua musim yang bertolak belakang, yaitu musim kering dan musim basah
  • Pada saat musim kering tiba, maka curah hujan yang turun hanyalah 4 inchi. Bahkan ketika memasuki bulan Desember hingga Februari bisa jadi tidak ada hujan sama sekali
  • Ketika musim kering tiba, justru cuaca akan terasa lebih dingin
  • Musim basah terjadi ketika musim panas, yakni dimulai pada bulan Mei
  • Ketika musim basah tiba, maka curah hujan yang turun mencapai 15 hingga 25 inchi sepanjang waktu.

Banyak artikel yang telah memuat mengenai ciri- ciri yang dimiliki oleh hutan sabana ini (baca: ciri-ciri hutan hujan tropis). Namun, pada kesempatan ini kita akan kembali membahas mengenai ciri- ciri dari hutan Sabana. Ciri- ciri yang dimiliki oleh hutan sabana ini akan membedakannya dengan hutan yang lainnya. Beberapa ciri yang dimiliki oleh hutan Sabana ini antara lain adalah sebagai berikut:
Itulah beberapa ciri dari hutan sabana. Ciri- ciri hutan sabana ini tidak dimiliki oleh hutan yang lainnya. Hal ini karena wilayah dan juga iklim yang berbeda dengan hutan yang lainnya. Karena hutan sabana inilah maka kita tidak bisa membayangkan bahwa hutan selalu lebat dengan pepohonan. Hutan memang dipenuhi oleh tumbuh- tumbuhan, namun tidak harus pohon- pohon yang menjulang tinggi. Oleh karena hutan sabana ini mempunyai ciri- ciri yang unik dan juga jenis tanaman berbeda dari hutan kebanyakan, maka binatang- binatang yang hidup didalamnya pun juga khas.
sumber:ilmugeografi

5Taman Nasional Yang Bisa Kamu Jelajahi di Pulau Jawa

ecara teoritis, taman nasional merupakan kawasan yang dilindungi oleh negara. Tujuannya adalah untuk menjaga ekosistem di kawasan tersebut
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia punya banyak taman nasional yang tersebar di semua pulau. Tak terkecuali Pulau Jawa. Saat ini, ada 5 taman nasional yang berada di Pulau Jawa. Dua diantaranya adalah taman nasional laut.
Selain untuk keperluan konservasi, taman nasional juga dibuka untuk orang umum yang ingin berwisata dan bertualang. Untuk bisa masuk ke kawasan konservasi, seseorang harus memegang simaksi (surat ijin masuk kawasan konservasi)
Kawasan taman nasional sering dijadikan objek petualangan oleh para pecinta alam. Suasana liar yang ada di taman nasional menjadi tantangan tersendiri oleh mereka yang memiliki jiwa tualang
Berikut ini adalah 5 taman nasional di Pulau Jawa yang bisa kamu jadikan tempat untuk menjelajah

1. Taman Nasional Alas Purwo

Taman Nasional Alas Purwo merupakan sebuah taman nasional yang berada di propinsi Jawa Timur. Taman nasional ini berada di dua kecamatan di kabupaten Banyuwangi yakni kecamatan Tegaldlimo dan Purwoharjo. TN Alas Purwo memiliki luas area 43.420 hektare dan dibagi menjadi 4 zona yakni Zona Inti, Zona Rimba, Zona Pemanfaatan serta Zona Penyangga. Area taman nasional ini meliputi area hutan belantara, padang rumput serta pantai
Berbagai jenis flora dan fauna hidup di wilayah TN Alas Purwo. Binatang-binatang seperti banteng, rusa, babi hutan, kijang, macan tutul dan beragam jenis mamalia lain banyak hidup di taman TN Alas Purwo. Sedangkan jenis burung yang hidup di sana ada sekitar 236 jenis burung. Sebuah pos pengamatan (di Savana Sadengan) disediakan untuk para wisatawan yang ingin melihat binatang-binatang liar di TN Alas Purwo. Beberapa pantai juga bisa ditemui di kawasan TN Alas Purwo. TermasukPantai Plengkung yang terkenal sebagai destinasi berselancar di Banyuwangi

2. Taman Nasional Baluran

Taman nasional ini berada di antara dua kabupaten di Jawa Timur yakni Situbonda dan Banyuwangi. Taman Nasional ini terkenal dengan Savana Bekol nya yang sering disebut sebagai miniatur Afrika. 40 persen wilayah TN Baluran memang berupa padang rumput
Total luas area taman nasional ini mencapa 250 km². Ada sekitar 444 jenis tumbuhan yang hidup di kawasan TN Baluran sedangkan untuk fauna, ada sekitar 26 jenis mamalia yang hidup liar di habitatnya. Sebagian binatang di TN Baluran bisa kita lihat di Savana Bekol. Wilayah TN Baluran juga mencakup area pantai. Pantai Bama merupakan salah satu pantai yang ada di TN Baluran.

3. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mencakup banyak wilayah administratif di Jawa Timur. Taman nasional ini berada di 4 wilayah kabupaten di Jawa Timur yakni Pasuruan, Malang, Lumajang dan Probolinggo. Kawasan taman nasional ini didominasi oleh rangkaian pegunungan. Ada sekitar 15 gunung yang masuk dalam wilayah TN Bromo Tengger Semeru. Yang paling terkenal tentu saja adalah Gunung Bromo serta Gunung Semeru
Sebelum ditetapkan menjadi taman nasional kawasan ini dulunya merupakan sebuah cagar alam serta kawasan hutan wisata. TN Bromo Tengger Semeru merupakan taman nasional terluas kedua di Jawa Timur dengan total luas area mencapai 503 km²

4. Taman Nasional Meru Betiri

Kawasan Taman Nasional Meru Betiri berada di wilayah kecamatan Pesanggaran, kabupaten Banyuwangi dan kabupaten Jember. Dengan luas area mencapai 580 km², TN Meru Betiri ini merupakan taman nasional terluas di Jawa Timur. Kawasan ini ditetapkan sebagai taman nasional pada tahun 2002
Wilayah TN Meru Betiri mencakup area hutan, pegunungan dan pantai. Nama taman nasional ini diambil dari nama sebuah gunung yang berada di kawasan tersebut yakni Gunung Betiri yang memiliki tinggi 1.223 mdpl. Di kawasan taman nasional ini lah terdapat Pantai Sukamade yang terkenal sebagai tempat konservasi penyu

5. Taman Nasional Gunung Ciremai

Gunung Ciremei (3.078 mdpl) merupakan gunung tertinggi di propinsi Jawa Barat. Gunung ini berada di kawasan Taman Nasioanl Gunung Ciremei. Kawasan ini ditetapkan sebagai taman nasional karan terdapat area hutan lindung dimana berbagai macam flora dan fauna tumbuh liar di habitat aslinya. Cakupan wilayah taman nasional ini mencapa 155 km²
TN Gunung Ciremei memiliki bentuk yang melonjong ke arah utara dan selatan. Taman nasional ini berada di wilayah perbatasan kabupaten Kuningan, Majalengka, serta Cirebon. Kota yang paling dekat dengan taman nasional ini adalah Kuningan. TN Gunung Ciremei dibagi menjadi tiga zona yakni Zona Tropik, Zona Pegunungan serta Zona Subalpin.

sumber:yukpiknik.com


wisata hutan jawa barat

Wisata jawa barat 
Nikmati keindahan alami Cagar Alam Pananjung yang tidak ada duanya! Dalam taman seluas  ± 530 hektar ini Anda akan menemukan berbagai jenis flora dan fauna langka seperti bunga Raflesia Padma, rusa, dan berbagai jenis kera yang pada umumnya sudah bisa membaur dengan pengunjung. Selain itu, jelajahi juga goa-goa alam dan buatan seperti Goa Panggung, Goa Parat, Goa Sumur Mudal, Goa Lanang, Goa Jepang, serta sumber air Rengganis dan Pantai Pasir Putih dengan keindahan Taman Lautnya.


Hutan Sancang (Leuweung Sancang)
Hutan ini dikelola oleh Departemen Kehutanan dan memiliki luas kawasan 2.157 ha dengan luas wilayah laut sekitar 150 ha. Wilayah Sancang berada di ketinggian 0-3 m dpl, kawasan ini mempunyai konfigurasi umum lahan yang datar-hanya terdapat tebing-tebing curam di sebagian pesisir pantai khususnya di daerah sebelah timur yaitu wilayah Karang Gajah (salah satu daerah di hutan Sancang yang berada di pesisir pantai). Hutan ini mempunyai temperatur rata-rata 27C. Untuk jenis material tanahnya, hutan Sancang memiliki material tanah berpasir dan tanah gambut di bagian pesisir, sedangkan di daerah yang mempunyai radius 200 m dari garis pantai memiliki material tanah daratan pada umumnya yaitu tanah hitam berbatu.
Kualitas lingkungan dan kebersihannya pun masih terjaga, walaupun dibagian timur (pesisir wilayah Hutan Sancang) terdapat pondok nelayan yang menetap dan memanfaatkan lahan di area konservasi ini.  Apabila dilihat dari segi visabilitis, hutan Sancang memiliki tingkat pandang yang bebas dengan panorama alam yang indah, namun apabila berada di dalam hutannya, maka akan sulit untuk melihat kearah pantai karena susunan tumbuhan / pepohonan di Hutan Sancang sangat rapat.
Sedangkan daya tarik yang terdapat di Hutan Sancang adalah Hutan asri dengan ekosistem yang unik dan pemandangan alam indah, serta terdapat hutan bakau, sungai, berbagai jenis flora dan fauna, dan terdapat gugusan-gugusan batu yang menimbulkan panorama alam yang unik. Flora dominan yang terdapat di Hutan Sancang antara lain ; pohon ketapang, pohon bakau, tumbuhan Sorea, serta jenis tumbuhan lain yang beragam jenis termasuk pohon Meranti merah dan pohon Kaboa yang langka. Untuk aktivitas yang dapat dikembangkan di Hutan ini adalah ; trekking, fotografi, menelusuri hutan, penelitian ekosistem alam, memancing, berkemah dan aktivitas lain yang apabila dikembangkan tidak merusak dan mengganggu ekosistem Hutan Sancang tersebut.
Hutan Wisata Catang Malang
Hutan Wisata Catang Malang dikelilingi oleh pohon pinus yang membuat panorama begitu indah serta berhawa sejuk, dan pada saat-saat tertentu sering diselimuti kabut. Di objek wisata ini terdapat tiga buah curug, yaitu Curug Cidulang, Ciherang 1, dan Ciherang 2.
Lokasi: Desa Wargajaya dan Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur
Kawasan Wisata Prabu Siliwangi
Kebesaran nama Prabu Siliwangi diabadikan pada hutan cagar budaya sekaligus objek wisata alam ini. Anda akan mendapatkan sekaligus menikmati pepohonan besar dan rindang setempat, sekaligus mata air yang sangat jernih dan dingin, menjadikan kawasan Hutan Prabu Siliwangi identik sebagai objek wisata alam yang sejuk memikat.
Keunikan yang ada di kawasan hutan ini mencakup komunitas monyet yang berjumlah puluhan dan hidup dari pohon ke pohon. Rasakan pengalaman langsung berinteraksi dengan hewan ini karena monyet-monyet ini sangat akrab dengan pengunjung. Selain itu, di hutan ini juga terdapat sebuah kolam berair dangkal dan jernih. Kolam ini dilengkapi dengan sebuah patung ikan yang difungsikan sebagai air mancur.
Biasanya, para pengunjung memanfaatkan waktunya di Hutan Prabu Siliwangi untuk berenang dan sebagian lagi menggunakannya untuk sekedar berekreasi – suatu hal yang bisa juga Anda cobe.

sumber:wordpress.com

peraturan kehutanan

Peraturan tentang kehutanan

PERATURAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : P.1/MENLHK/SETJEN/PHPL.1/1/2016

PERNYATAAN STANDAR AKUTANSI KEUANGAN AGRIKULTUR (PSAK 69)

PERATURAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR P.60/MENLHK/SETJEN/KUM.1//2016

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR KEP25/PJ/2016

NOMOR SE.5/IPHH/PNPB/HPL.4/9/2016

sumber:rimbawan.com

lowongan kerja kehutanan

Gambaran Pekerjaan :
  1. Mengumpulkan data kegiatan bidang lingkungan hidup dan kehutanan, data profesi/jabatan, uraian tugas
  2. jabatan, dan SOP pekerjaan
  3. Melakukan telaahan data
  4. Menerjemahkan standar internasional sebagai bahan penyusunan standar kompetensi
  5. Menyusun konsep peta fungsi kompetensi
  6. Menyusun konsep perumusan standar kompetensi
  7. Menyusun konsep Kerangka Kualifikasi Kerja Nasional Indonesia
  8. Melakukan editing dan verifikasi standar kompetensi
  9. Membantu pelaksanaan kegiatan rapat penyusunan standar kompetensi
  10. Menyusun laporan hasil perumusan standar kompetensi SDM Lingkungan Hidup

Persyaratan Pencari Kerja
 :
  • Pendidikan min S1
  • Mampu mengoperasikan Microsoft Office (word, excel, powerpoint)
  • Mampu berbahasa Indonesia dengan baik
  • Mampu berbahasa Inggris aktif
  • Berkomitmen tinggi, jujur, dan loyal
  • Berdomisili di wilayah Jabodetabek

Berkas Lamaran Kerja :
  • Permohonan diajukan kepada Kepala Pusat Perencanaan dan Pengembangan SDM
  • Surat permohonan disertai dengan Curriculum Vitae yang menjelaskan data diri serta pengalaman dan kemampuan sesuai persyaratan kualifikasi.
  • Pelamar yang memenuhi syarat dan kualifikasi akan dipanggil pada tanggal 26 April 2016 dengan membawa berkas kelengkapan lamaran sebagai berikut :
    • Ijazah
    • Transkrip nilai,
    • Sertifikat pelatihan/seminar atau penghargaan,
    • KTP
  • Semua berkas diatas untuk dipergunakan dalam sesi wawancara langsung di Pusat Perencanaan dan Pengembangan SDM Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Gd. Manggala Wanabakti Blok VII lt. 4 – Jakarta Pusat

Tata Cara Pendaftaran
 :
Diharapkan bagi para pencari kerja yang berminat dengan lowongan kerja Kementerian Kehutanan terbaru April 2016 diatas dan merasa memenuhi seluruh kebutuhan yang dipersyaratkan untuk dapat segera melengkapi berkas lamaran kerja meliputi surat lamaran kerja, Ijazah & Transkrip, CV, dan berkas lamaran pelengkap lainnya seperti yang telah kami jelaskan diatas dikirim via EMAIL.
sumber:bursakerjadepnaker

DATA DAN INFORMASI KEHUTANAN

Kementerian Kehutanan atau yang sekarang disebut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dahulu Departemen Kehutanan, disingkat Dephut adalah kementerian dalam Pemerintah Indonesia yang membidangi urusan kehutanan dan perkebunan. Bakti Rimbawan adalah program Kementerian Kehutanan guna membuka peluang kepada warga negara Indonesia yang memiliki integritas dan komitmen tinggi untuk menjadi Tenaga Bakti Rimbawan guna memenuhi kebutuhan tenagakerja tingkat terampil dan ahli dalam melaksanakan pengabdian pada Negara khususnya pembangunan kehutanan. Dalam pelaksanaannya, yang sejalan dengan semakin berkembangnya usaha-usaha lain dalam pembangunan nasional. Apabila masalah dan hambatan tersebut tidak ditangani secara menyeluruh, tujuan pembangunan kehutanan akan dapat terganggu.
Kementerian Kehutanan dalam pembangunan kehutanan sebagai suatu rangkaian usaha diarahkan dan direncanakan untuk memanfaatkan dan mendayagunakan sumber daya hutan secara maksimal dan lestari. Tujuannya adalah untuk memadukan dan menyeimbangkan manfaat hutan dengan fungsi hutan dalam keharmonisan yang dapat berlangsung secara paripurna.
Dalam mencapai dan mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan dalam visi dan misi perusahaan selanjutnya dalam bulan April tahun 2016 ini Kementerian Kehutanan kembali membuka lowongan kerja terbaru Kementerian Kehutanan bagi para pencari kerja yang baru lulus ataupun yang telah memiliki pengalaman kerja untuk mengisi jabatan pekerjaan dalam jabatan lowongan yang tertera dibawah ini, bagi pencari kerja yang berminat harap memperhatikan dengan seksama requirement atau persyaratan yang dibutuhkan pada setiap jabatan atau dalam jabatan yang dibutuhkan demi memperlancar dalam proses rekrutmen tenaga kerja. Adapun dibawah ini adalah dalam jabatan lowongan jabatan pada peluang kerja kali ini dibuka oleh pihak perusahaan dengan kualifikasi sebagai berikut.

sumber:bursakerjadepnaker

sekolah kehutanan

Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan Negeri (SMK Kehutanan)

Sekolah Kehutanan Menengah Tingkat Atas (SKMA) yang pernah ada di masa lalu, maka Departemen Kehutanan bersama Departemen Pendidikan Nasional telah bekerjasama membuka Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan Negeri (SMK) Kehutanan sejak tahun 2008. Sebagai SMK Model dengan berbagai nilai keunggulan, SMK Kehutanan ini diharapkan menjadi pelopor dan perintis munculnya sekolah-sekolah sejenis dimasa mendatang. SMK Kehutanan yang dikembangkan merupakan SMK Kehutanan di 5 (lima) lokasi, yaitu Kadipaten, Pekanbaru, Samarinda, Makassar dan Manokwari, yang lama pendidikannya adalah 4 tahun, dibina bersama oleh Departemen Kehutanan dan Departemen Pendidikan Nasional. Penyelenggaraan dan Pembinaan SMK Kehutanan dilaksanakan bekerjasama antara Departemen Kehutanan dan Departemen Pendidikan Nasional, didasarkan pada Kesepakatan Bersama (MoU) antara Menteri Kehutanan dan Menteri Pendidikan Nasional Nomor. PKS.4.Menhut-III/2008 dan Nomor 02/VII/KB/2008 tanggal 20 Juni 2008 tentang penyelenggaraan dan Pembinaan Pendidikan Menengah Kejuruan pada Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan dan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor. P.44/Menhut-II/2009 tentang Organisasi dan Tata Kerja SMK Kehutanan.
Visi awal dibentuknya SMK Kehutanan adalah tersedianya tenaga teknis menengah kehutanan yang profesional, mandiri dan berahlak mulia serta siap memasuki lapangan kerja nasional maupun internasional. Program studi Keahlian Kehutanan secara umum bertujuan mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang kehutanan. Secara khusus, bertujuan membekal peserta didik dengan sejumlah keterampilan, pengetahuan dan sikap, sehingga dapat melaksanakan tugas sebagai tenaga teknis menengah Kehutanan.5 (lima) SMK Kehutanan adalah :1. Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan Negeri Makassar berada di Provinsi Sulawesi Selatan Kota Makassar JL. Perintis Kemerdekaan Makassar Km. 17,5.2. Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan Negeri Kadipaten berada di JL. Raya Timur Sawala Kotak Pos 20 Kadipaten 45452.3. Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan Negeri Pekanbaru berada di JL. Suka Karya/Simpang Kualu, Pekanbaru4. Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan Negeri Samarinda berada di JL. Untung Suropati, Sungai Kunjang Samarinda.5. Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan Negeri Manokwari berada di Komplek BLK/SMK Kehutanan Jl. Serma Suwandi Sanggeng Manokwari – Papua Barat

sumber:dephut.go.id agribisnispedia.com